RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIDEPRESAN PADA PASIEN DEPRESI DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM TAHUN 2023
Rational Use of Antidepressant Drugs in Depressive Patients at Sambang Lihum Mental Hospital in 2023
DOI:
https://doi.org/10.52674/4hy51h91Keywords:
Antidepresan, Depresi, Rasionalitas Penggunaan Obat, Retrosfektif, RSJ Sambang LihumAbstract
Depresi merupakan gangguan mental yang sering memerlukan terapi farmakologi dengan antidepresan. Penggunaan obat yang rasional sangat penting untuk meningkatkan efektivitas terapi dan mengurangi risiko efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan obat antidepresan pada pasien depresi di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Rasionalitas ketepatan dilakukan berdasarkan lima parameter yaitu: Ketepatan Indikasi, Ketepatan Obat, Ketepatan Dosis, Ketepatan Pasien dan Ketepatan Interval Waktu. Penelitian ini bersifat deskritif dengan metode retrosfektif menggunakan data hasil rekam medis pasien tahun 2023. Data yang diteliti berisi mengenai pengobatan, tindakan dan pemeriksaan pasien depresi di Intalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antidepresan pada pasien depresi di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum telah memenuhi standar rasionalitas penggunaan obat dengan persentase ketepatan indikasi 100%, ketepatan obat 100%, ketepatan pasien 100%, ketepatan dosis 100% dan ketepatan interval waktu 100%. Penggunaan obat antidepresan pada pasien depresi di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum tahun 2023 telah sesuai dengan prinsip rasionalitas penggunaan obat. Hal ini menunjukkan bahwa terapi yang diberikan telah optimal dalam mendukung pemulihan pasien.
References
Adiputra, I. M. S., dkk. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.
Altamura, A. C., & Brambilla, P. (2018). Clinical cases in psychiatry: Integrating translational neuroscience approaches. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-91557-9
American Psychiatric Association. (2019). Treatment of depression across three age cohorts. American Psychological Association.
Anggreni, D. (2022). Buku ajar metodologi penelitian. Mojokerto: STIKes Majapahit.
Bridley, A., & Daffin Jr., L. W. (2020). Understanding abnormal behavior. Discovering Psychology Series: Abnormal Psychology.
Departemen Kesehatan RI. (2015). Antidepresan oral pada depresi. Jakarta: Depkes RI.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2022). Profil kesehatan jiwa Kabupaten Banjar Martapura. https://dinkes.kalselprov.go.id/
Faroh, R. A., Purnawan, H., & Junaidi, M. M. (2023). Tingkat depresi, stres, dan kecemasan mahasiswa teknik elektro selama pembelajaran daring. Tarbiyah Wa Ta’lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 1–11. https://doi.org/10.21093/twt.v10i1.4966
Fuad, M. A. B. (2015). Shahih Bukhari Muslim (Vol. 6). Jakarta: Pustaka Amani.
Hagen, E. H., & Rosenström, T. (2016). Explaining the sex difference in depression with a unified bargaining model of anger and depression. Evolution, Medicine, and Public Health, eow006. https://doi.org/10.1093/emph/eow006
Haryanto, Salman, Kurniaty, L., Salampe, M., Tahar, N., Indrawati, L., Shufyani, F., Aliska, G., & Ardiani, R. (2024). Dasar-dasar farmakologi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.
Irawan. (2013). Gangguan depresi pada lanjut usia di RSUD Datu Tanggul Tapin. Cermin Dunia Kedokteran, 40(11), 815–819.
Jiwandono, S., & Noor, N. (2022). Gambaran penggunaan obat antidepresan terhadap penderita gangguan depresi di RSJ Dr. Soeharto Heerdjan periode Januari–Juni 2017. YARSI Journal of Pharmacology, 3(2), 66–75. https://academicjournal.yarsi.ac.id/index.php/yjp/article/view/2652
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Modul penggunaan obat rasional. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2012). Pedoman penggunaan obat rasional. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Pedoman nasional pelayanan kedokteran jiwa (No. HK.02.02/MENKES/73/2015). Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Depresi. https://ayosehat.kemkes.go.id/
Kharade, S. M., Gumate, D. S., & Naikwade, N. S. (2010). Hypothesis of depression and role of antidepressant drugs. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 2(Suppl. 4), 3–6.
Luqyana, Z., & Edytia, A. (2022). Perancangan rumah sakit jiwa (tema: Arsitektur perilaku). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan, 6(3), 94–97.
Ngara, C. A. R. D., Amat, A. L. S. S., Manafe, D. T., & Koamesah, S. M. (2021). Hubungan depresi dengan indeks prestasi kumulatif pada mahasiswa program studi arsitektur. Cendana Medical Journal, 9(1), 178–184. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4954
Nuvulani, I. N. (2019). Evaluasi terapi antidepresan pada pasien dengan gejala depresi di RSJD Amino Gondohutomo Semarang. Media Farmasi Indonesia, 12(2), 1218–1223.
Pagista, A. (2023). Evaluasi rasionalitas penggunaan obat antidepresan pada pasien depresi. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia.
Putri, R. A. (2023). Studi rasionalitas penggunaan obat antidepresan pada pasien depresi rawat jalan. Jurnal Farmasi Indonesia.
RSJ Sambang Lihum. (2021). Profil Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. https://rsjsambanglihum.kalselprov.go.id/profil/
Septiyani, N., & Padmasari, S. (2021). Evaluasi penggunaan obat antidepresan pada pasien depresi. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia.
Siregar, P. A., Diwanta, F., Marwa, N. A., & Purba, E. Y. (2023). Konsep epidemiologi terjadinya depresi di Indonesia. JK: Jurnal Kesehatan, 1(1), 60–73.
SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistyorini, W., & Sabarisman, M. (2017). Depresi: Suatu tinjauan psikologis. Sosio Informa, 3(2), 153–164. https://doi.org/10.33007/inf.v3i2.939
Surya Nata, A., Kurniawati, D., Herawati, A., & Melviani, M. (2023). Studi rasionalitas penggunaan obat rheumatoid arthritis pada pasien rawat jalan di RSUD Ulin Banjarmasin. Jurnal Farmasi SYIFA, 1(2), 59–67. https://doi.org/10.63004/jfs.v1i2.200
Untari. (2018). Evaluasi rasionalitas penggunaan obat di Puskesmas Siantan Hilir Pontianak. Pharmaceutical Science and Research, 5(1), 32–39.
World Health Organization. (2017). Antidepressants: Summary and evidence review. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2021). Depression. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/depression
Yusuf, A. (2022). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa. Jakarta: Salemba Medika.








