Allegation of Research Misconduct

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi berkomitmen untuk menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan standar etika dalam seluruh rangkaian proses publikasi ilmiah. Setiap dugaan pelanggaran etika penelitian (research misconduct)—baik yang berkaitan dengan naskah yang diajukan maupun artikel yang telah diterbitkan—akan ditangani secara serius, objektif, dan rahasia.

Bentuk-bentuk pelanggaran etika penelitian mencakup, tetapi tidak terbatas pada:

  • Fabrikasi atau rekayasa data yang sebenarnya tidak pernah dikumpulkan;

  • Falsifikasi atau pemalsuan/manipulasi data, hasil, gambar, maupun informasi penelitian;

  • Penyajian data atau temuan penelitian yang menyesatkan;

  • Pelanggaran etika dalam pelaksanaan kegiatan penelitian;

  • Penyalahgunaan data, materi, atau hak kekayaan intelektual milik pihak lain;

  • Konflik kepentingan yang tidak diungkapkan (undisclosed conflict of interest); serta

  • Bentuk pelanggaran lainnya yang dapat merusak integritas karya ilmiah.

Setiap laporan atau dugaan pelanggaran akan terlebih dahulu ditelaah oleh tim Editor. Jika diperlukan, Editor berhak meminta klarifikasi, dokumen pendukung, data mentah, atau informasi tambahan dari penulis dan pihak terkait.

Selama proses pemeriksaan berlangsung, kerahasiaan identitas pelapor serta seluruh rincian yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran tersebut akan dijaga sepenuhnya sejauh mungkin.

Apabila dugaan pelanggaran terbukti benar, Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi berhak mengambil tindakan editorial yang sesuai. Tindakan ini dapat berupa permintaan revisi, penghentian proses penelaahan, penolakan naskah, penerbitan koreksi atau pengumuman resmi, penarikan artikel yang telah terbit (retraction), hingga pemberitahuan kepada institusi penulis atau badan berwenang terkait jika diperlukan.

Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan dan Teknologi menjamin proses yang adil dengan memberikan kesempatan yang memadai bagi setiap pihak yang terlibat untuk menyampaikan tanggapan sebelum keputusan editorial akhir ditetapkan.